Cara Memanfaatkan Media Sosial

Cara Memanfaatkan Media Sosial – Sore itu, kami nongkrong di warung kopi. Pesan kopi 2. Untuk saya dan untuk dia.

Dia memulai topik pembicaraan.

“Gue bingung liat isi medsos zaman sekarang. Teman-teman gw misalnya, mereka bikin status, upload foto, bikin story yang ga jelas tujuannya“, lalu mulai menyeruput kopi sedikit yang masih panas.

Contoh tidak jelas itu gimana yang lo maksud?“, saya mulai menggali sedikit dari pernyataannya barusan.

 

Misalnya nih, dia tulis status. 

Saya baru saja blablabla…

Itu benefit buat pembacanya apaan? 

Emang dia artis yang diidolai banyak orang, yang orang kepo aktifitas dia ngapain aja?

 

Kalau public figure, ya jelas ada benefitnya. Fans nya senang. Kedekatan dia dengan fansnya tetap terjaga.

 

Contoh lain lagi, 

Dia Upload foto, captionnya ga nyambung sama sekali. Yang kata-kata bijaklah, yang mengeluh lah.

 

yang paling aneh nulis status 

duh jemuran belum diangkat jadi basah deh

 

Emang apa benefit membaca status begituan? 

 

Saya pun mencoba menetralkan sedikit.

ya itu kan hak mereka, akun sosmed mereka, selama ga melanggar hukum ya gpp toh?

 

“Iya ga ada yang SALAH disitu. Itu kebebasan mereka, HAK mereka” jawab dia.

“Bukannya kenapa ya, gw cuma iri saja liat mereka begitu….”, dia melanjutkan jawabannya

 

“Iri kenapa bro?” saya bertanya balik

“Ya, kalau mereka punya waktu melakukan itu, pasti mereka orang-orang yang sudah makmur ya. Financial freedom.

Waktu mereka banyak. Bisa dipakai buat hal sia-sia seperti itu”

dia lanjut lagi….

“Jangan-jangan tabungan bank mereka sudah 10 milyar mungkin. Walau hidup cuma buang waktu, uang bulanan tetap ngalir.

Atau mereka anak dari konglomerat kali, hartanya nya ga habis-habis 7 turunan”

gw iri, umur belum 30 tahun sudah bisa sesantai itu….”

 

“Ohhh”, saya respon sambil menggguk.

Saya mulai mengerti maksud lain dari penjelasan barusan.

Ya, jadi ikutan bingung juga, kok bisa sih mereka melakukan hal sia-sia begitu.

 

 

Dia melanjutkan lagi dialognya

“atau karena gw sudah keracunan ilmu marketing kali ya, jadi sesuatu itu dilihat apa kepentingannya, motivasi dibalikny apa…

Mungkin karena orang-orang disekitar gw tujuannya jelas.

Mereka posting-posting, sharing-sharing ya untuk branding, untuk mudah clossing, bikin cold market jadi warm, biar lebih mudah dijuali.

Motivasinya jelas. Jualan. Mindahin uang orang lain ke dompetnya”

 

“Iya sih. Mereka hanya belum melihat sisi lain saja….” gumam saya dalam hati.

 

ketika mereka sudah paham, pasti medsosnya dipakai buat clossing atau branding.

atau paling jauh, ya diskusi di forum tanya jawab share di topik yang spesifik.

Baca Panduan media sosial yang baik kayaknya sudah perlu deh…