Wisata Belitung

 

 

DESTINASI WISATA BELITUNG ANTI MAINSTREAM Part 1

 

 

Halo kawan semuanya, anda pasti sudah pernah mendengar atau melihat postingan teman tentang keindahan negeri Laskar Pelangi, Belitung?

Namun ternyata, masih banyak lagi tempat wisata yang bisa kita kunjungi yang biasanya tidak ditawarkan oleh operator travel di Belitung. Bukan karena destinasi tersebut tidak populer atau tidak menawarkan keindahan alam, namun mungkin karena pertimbangan biaya, lokasi, dll, sehingga Destinasi tersebut jarang ditawarkan oleh operator Travel Belitung. Maka tak heran, jika anda akan sangat jarang melihat postingan foto tentang destinasi tersebut dikarenakan banyak wisatawan yang berlibur ke Belitung, memang tidak berkunjung ke sana.

 

Kali ini saya akan berbagi tentang apa saja Destinasi Wisata Belitung Anti Mainstream :

 

 

ARUM DALU RESORT

Arum Dalu berada di daerah Membalong, Belitung Selatan dan memilki lokasi  di pinggir Pantai.

Arum Dalu Sebetulnya merupakan Resort yang diperuntukkan kepada wisatawan yang memang menginginkan “Get Away” dari hiruk pikuk Ibu Kota.

Resort ini begitu special karena menawarkan keseimbangan antara manusia dan Alam.

Pantai di depan resort dibuat pribate seolah terisolasi dengan pemandangan yang Indah.

Adapula kolam renang dan kursi kursi santai di tepi pantai nya yang ditata mewah ala Beach Club di Bali.

Untuk menginap di Resort ini, anda akan dikenakan Tarif kurang lebih 5.500.000 / Malam / Villa. Namun  jangan khawatir, karena anda juga bisa mengunjungi Arum Dalu Resort tanpa menginap dengan biaya IDR 250.000 / Orang (dapat voucher makan senilai 250.000)

 

LEEBONG ISLAND

Leebong adalah Private Island seluas 37 hektar, yang terletak di barat daya pulau Belitung sekitar 3 kilometer dari daratan pulau Belitung. Untuk Berangkat ke Pulau Leebong, anda harus mengunjungi Pelabuhan Tanjung Ru terlebih dahulu, karena disini lah Meeting Point dengan boat yang akan membawa anda berpetualang ke Pulau Leebong. Setelah naik perahu, maka kapal akan mulai berangkat menuju pulau. Sebelum menuju Pulau LeeBong, perahu akan membawa Anda ke wisata mangrove, dimana Anda bisa melihat mangrove alami di sekitar pulau, kemudian menuju ke pulau pasir, di mana Anda bisa berfoto, berenang, atau bahkan snorkeling. Setelah anda menghabiskan waktu yang menakjubkan di pulau pasir, maka kapal akan melanjutkan perjalanannya ke Pulau LeeBong (Pada waktu tertentu, rutenya akan terbalik, Pelabuhan-Pulau Leebong – Mangrove dan Pulau Pasir), tergantung tinggi rendahnya air pasang. Pulau ini dikelilingi oleh hamparan pasir putih yang sangat luas. Keunikan kekayaan hutan tropis alami dengan keunikan daun simpor berpadu dengan mangrove menjadikan pulau ini begitu indah.

Untuk Tour ke Pulau Leebong, akan memakan biaya yang lumayan mahal (tergantung dari jumlah Peserta), Maka dari itu hanya 10% saja wisatawan yang mengunjungi Leebong.

 

GUROK BERAYE

Gurok Beraye merupakan Air terjun di Gunung Tajam. Cocok sekali jika anda ingin mandi langsung dari mata air pegunungan. Air Terjun Gurok Beraye akan membuatmu seolah-olah berada di dunia lain, sepi, sejuk, dan jauh dari hingar bingar kehidupan kota yang menjenuhkan.

Air terjun ini sendiri berlokasi di Dusun Air Pegantungan, Desa Kacang Botor, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung. Jarak dari Kota Tanjung Pandan sekitar 25 km atau dengan waktu tempuh kira-kira selama 30 menit untuk bisa sampai di lokasi Air Terjun Gurok Beraye. Perlu diingat bahwa tidak ada kendaraan umum menuju kesini, sehingga sebaiknya anda menggunakan jasa Rental Mobil Belitung.

 

BATU BAGINDE

Kehadiran granit-granit raksasa ini memang menjadi ciri khas yang membuatnya beda dari destinasi-destinasi wisata alam lain di Indonesia. Terlebih lagi ketika granit-granit yang berusia 247 juta tahun tersebut bersandingan pasir putih nan halus dan biru lautan yang memanjakan mata dan membuat kita semakin betah berlama lama. Selain tersebar di hampir seluruh pantai Belitung, batu-batu granit tersebut juga banyak ditemukan di darat. Salah satu yang terbesar adalah Batu Baginda.

Jika anda sudah melihat tumpukan batu sebesar rumah, di Pantai Tanjung Tinggi, maka Anda akan menemui Batu Granit sebesar MALL saat melihat Batu Baginda. Meski begitu, batu ini ternyata bisa dinaiki. Butuh waktu sekitar lima belas menit saja untuk sampai di puncak granit. Treknya sendiri cukup mudah, hanya ketika mau sampai atas, kita harus meniti tangga agak curam yang sudah disediakan. Cukup menguras keringat. Namun, semua jerih payah itu terbayar oleh pemandangan menawan yang disuguhkan di puncaknya.Hamparan hutan luas dibingkai oleh laut Belitung yang jernih begitu memanjakan mata.

 

Namun, ada catatan khusus bagi wisatawan :

Karena lokasi Batu Baginda merupakan tempat yang disakralkan oleh penduduk setempat dan beberapa orang lainnya, maka Anda diharuskan menjaga sikap dan pembicaraan ketika berada di sini. Jangan berkata kotor atau melakukan perbuatan merusak dan tidak senonoh. Hal ini dikarenakan bila Anda melakukan hal-hal tersebut maka penunggu Batu Baginda ini bisa saja tidak senang dan akan mengganggu Anda. Bagi kaum wanita juga ada pantangan yakni larangan naik ke atas bagi wanita yang sedang berada dalam masa haid.

 

Segini dulu untuk informasi Destinasi Wisata Belitung Anti Mainstream Part 1, dan akan kita lanjutkan di artikel berikutnya. Jika anda berniat untuk mengunjungi tempat tempat tersebut, anda bisa meminta kustomisasi itinerary Tour Belitung kepada Operator Tur Anda. Kami merekomendasikan Travel Belitung Supertrip, yang melayani Custom Itinerary Wisata Belitung.

 

 

Baiklah Sampai berjumpa di Artikel Berikutnya.