Momiji berasal berasal dari kata Momiizu (memeras) yang berkaitan arti sistem menyebabkan warna berasal dari bunga Benibana. Lambat laun kata ini berubah jadi Momiji. Momiji sendiri sering dikonotasikan bersama warna-warni terlebih merah dan kuning dedaunan di musim gugur.

Sedangkan makna momijigari bermakna pergi ke satu tempat seperti gunung atau taman untuk menikmati Momiji. Di musim gugur, alam Jepang penuh bersama nuansa keindahan bak lukisan kanvas bersama warna-warni cantiknya. Namun, bagi orang yang sedang wisata Jepang, bukan warna-warni ini yang penting.

 

Waktu Menikmati Momiji

Sebelum daun-daun Momiji berguguran, perlu sistem pergantian warna yang  terjadi sekitar 2 minggu – 1 bulan bergantung type pohonnya. Meski sebab aspek cuaca, tidak jarang daun-daun Momiji ini berguguran lebih cepat berasal dari perkiraan. Jadi, anda juga untungkan kecuali berkesempatan lihat keindahan momiji ini sebelum saat daunnya berguguran.

 

Nah, kecuali anda memiliki rencana ke Jepang saat musim gugur, tersebut adalah Info saat paling baik untuk menikmati momiji di seluruh Jepang, juga suhu kebanyakan di lokasi anggota utara hingga selatan.

 

Hokkaido (Obihiro): Pertengahan Oktober   10.0℃

Hokkaido (Sapporo): Akhir Oktober  11.8℃

Miyagi, Sendai: Pertengahan November 9.4℃

Kanazawa: Akhir November 11.5℃

Tokyo: Akhir November  12.1℃

Nagoya: Akhir November 12.2℃

Kyoto, Osaka: Awal Desember  7.0℃ (Kyoto)8.6℃ (Osaka)

Hiroshima: Pertengahan November  12.5℃

Fukuoka: Akhir November 13.8℃

Musim Gugur dan Perasaan Orang Jepang

Musim gugur punya keunikan tersendiri  bersama terdapatnya Momiji yang punya warna-warni memikat dan memancarkan keindahan yang mengagumkan. Transformasi warna indah bak lukisan ini hanya sanggup diamati sepanjang musim gugur.

 

Musim gugur jadi salah satu musim favorit bagi para turis untuk singgah ke Jepang. Sedangkan bagi masyarakat Jepang sendiri jadi sebuah rekreasi yang disukai untuk menikmati indahnya Momiji saat musim gugur.

Namun, bagi orang Jepang musim gugur yang mutlak bukan warna-warni Momiji ini, melainkan ungkapan perasaan bersama normalitas dan budaya mereka saat menikmati musim gugur ini. Menikmati fenomena Momiji saat musim gugur jadi salah satu cii-ciri khas orang Jepang.

Sejak zaman old, orang Jepang sesungguhnya menyukai musim gugur serta segala sesuatu yang berkaitan seperti sinar matahari yang bercahaya jadi hangat namun tidak begitu menyengat di kulit ataupun gemerisik suara angin yang menerpa dedaunan.

Musim gugur juga disukai orang Jepang sebab memberikan rasa aman dan tenang, sehabis melalui musim panas yang menyiksa bersama suhu dan kelembaban tinggi. Apalagi sehabis itu, musim dingin yang sepi dan panjang udah menanti. Perasaan inilah yang ada dalam memori mereka tiap-tiap tahunnya.

Selain itu, saat musim gugur banyak digelar beragam pertunjukan kesenian, seperti pertunjukan tradisional  Kabuki, Noh, musik Gagaku, ataupun kesenian moderen seperti konser musik, pop, klasik, dan beragam type musik lainnya yang mudah ditemukan di segala penjuru.

Banyak pameran yang diselenggarakan di beragam museum seni dan galeri besar maupun kecil, bersama menampilkan banyak ragam karya seni beragam medium. Pengunjung sanggup menikmati pameran foto, lukisan, foto, dan pahat serta bentuk seni lain hasil karya berasal dari seniman lokal dan internasional.

Kesukaan orang Jepang dapat musim gugur ini juga tercermin dalam lagu berkenaan musim gugur. Dalam lirik lagu tersebut, dinyatakan kecuali orang yang menyukai musim gugur punya perasaan yang mendalam serta punya kalimat indah dan puitis penuh bersama kata cinta.

 

Nah, bagaimana bersama kamu? Apakah anda juga orang yang romantis dan menyukai musim gugur? Kalau begitu, jangan lewatkan moment yang pas untuk menikmati fenomena Momiji saat musim gugur ini!