Perbedaan Hak Cipta, Hak Paten, dan Hak Merek yang Wajib Diketahui

siapa sekitar yang pernah mendengar kata-kata seperti itu? Atau jangan-jangan Anda sendiri pernah mengucapkan kata-kata tersebut?

Kalimat pertanyaan selanjutnya sering diucapkan oleh orang-orang, padahal tanpa disadari terdapat lebih dari satu kesahalan didalam kata-kata tersebut. Mari kita bahas secara singkat!

Merek dan Paten merupakan dua perihal yang berbeda. Merek dan Paten merupakan bagian berasal dari HAKI (Hak Kekayaan Intelektual), begitu pula bersama Hak Cipta yang kadang-kadang tetap sering dipersamakan bersama Merek dan Paten. Padahal ketiganya punyai pengertian dan objek yang berbeda.

Di didalam dunia bisnis atau usaha, HAKI merupakan perihal perlu yang wajib diberi perhatian lebih oleh para pengusaha. Hal ini dikarenakan sedikit saja pengusaha lengah perihal keberadaan HAKI maka produk ataupun perihal yang diciptakan oleh usahanya sanggup direbut ataupun diakui oleh pihak lain. Maka berasal dari itu perlu untuk punyai pengetahun dasar perihal HAKI, khususnya Hak Cipta, Hak Paten, dan Hak Merek.

Memahami Pengertian berasal dari Hak Cipta

Hak cipta merupakan bagian berasal dari Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) yang diatur di didalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 perihal Hak Cipta.

Hak cipta merupakan hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau berikan izin untuk itu bersama tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut aturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun yang jadi objek didalam Hak Cipta yang dilindungi diantaranya seperti karya tulis (buku, pamflet, dll), lagu, musik, karya seni rupa (lukisan, gambar, ukiran, patung, kaligrafi, dll), karya seni terapan, karya arsitektur, karya fotografi, dll.

Hak Cipta punyai era berlaku yang beragam, ada yang berlaku selama hidup Pencipta, ada yang berlaku selama 50 tahun (karya fotografi, potret, dll), berlaku selama 25 tahun (karya seni terapan), dan berlaku tanpa batas selagi (budaya tradisional yang dipegang oleh negara).

Terhadap Hak cipta ini seringkali dilanggar. Biasanya, pelanggaran yang terjadi pada hak cipta antara lain pembajakan ataupun menjiplak ciptaan orang lain dan menyalinnya bersama tidak mencantumkan sumbernya supaya jadi plagiarisme.

Memahami Pengertian berasal dari Hak Paten

Mengenai Hak Paten diatur di didalam Undang-Undang Nomor 13 tahun 2016 perihal Paten. Hak Paten terhitung merupakan salah satu bagian berasal dari HAKI. Hak Paten adalah hak eksklusif atas invensi di bidang teknologi ini diberikan negara pada inventor untuk jangka selagi tertentu dengan jasa pendaftaran merek paten hak cipta hki murah .

Ada lebih dari satu syarat yang wajib dipenuhi oleh suatu invensi supaya diberikan dukungan paten, yaitu sanggup diterapkan didalam industri, memiliki kandungan cara inventif dan bersifat kebaruan.

Ketiga syarat ini wajib dipenuhi suatu invensi supaya memperoleh dukungan Hak Paten. Jangka selagi dukungan atas Hak Paten adalah 20 tahun terhitung sejak tanggal penerimaan dan jangka selagi selanjutnya tidak sanggup diperpanjang.

Contoh berasal dari hak paten adalah teknologi Auronautika oleh B. J. Habibie, teknologi Slide to Unlock berasal dari Apple, dll.

Memahami Pengertian berasal dari Hak Merek

Hak Merek diatur di didalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2016 perihal Merek. Hak Merek terhitung merupakan sal satu bagian berasal dari HAKI.

Merek dibagi jadi Merek Dagang, Merek Jasa, dan Merek Kolektif (Dagang dan Jasa). Merek digunakan baik pada barang yang diperdagangkan atau pada jasa untuk membedakan bersama barang dan/atau jasa sejenis lainnya.

Namun brand yang hendak didaftarkan tidak boleh punyai kesamaan bersama brand terdaftar lainnya atau brand tenar milik pihak lain. Selain itu terhitung brand tidak boleh bertentangan bersama ideologi negara, kesusilaan, berisi unsur yang menyesatkan, dll.

Merek terdaftar mendapat dukungan untuk jangka selagi 10 tahun dan sanggup diperpanjang untuk jangka selagi yang sama.